Pernah menghapus file-file penting di komputer tanpa disengaja? Kasus seperti ini mungkin pernah menimpa Anda, terkadang terjadi karena kita tengah terburu-buru atau dikejar waktu.
Namun jangan khawatir, Anda bisa menggunakan tools khusus untuk mengembalikan file-file tadi. Berikut ini ada 4 tools yang bisa Anda gunakan untuk mengembalikan file yang terhapus. Tools ini dapat di-download secara gratis di internet.
1. Undelete Plus
Di antara aplikasi-aplikasi gratis yang beredar di luaran untuk mengembalikan file yang terhapus, Undelete Plus salah satu yang dapat digunakan. User interface-nya (antar muka) tergolong sangat simpel. Anda dapat mengembalikan file-file yang terhapus dengan mudah sesuai dengan tipe file, misalnya Application, GIF graphics, HTML Documents, PDF.
Tools ini beroperasi pada sistem operasi Windows 95, Windows 98, Windows Me, Windows NT, Windows 2000, Windows XP, Windows 2003 dan Windows Vista. Anda dapat men-download Undelete Plus di: http://www.undelete-plus.com/
2. Restoration
Restoration adalah salah satu aplikasi untuk mengembalikan file yang terhapus. Tools ini juga sangat mudah digunakan dan tidak perlu diinstal di komputer. Cukup download toolsnya di: http://www.snapfiles.com/get/restoration.html, lalu jalankan file executable-nya untuk mengembalikan file yang terhapus.
3. PC Inspector File Recovery
Meski user interface PC inspector File Recovery tidak begitu user friendly, aplikasi ini tergolong sangat ampuh untuk mendeteksi dan mengembalikan file yang terhapus. Sesudah dilakukan proses scanning, akan tersaji file-file yang terhapus dalam folder dengan struktur pohon (tree structure) untuk mempermudah pencarian. Dengan begitu, Anda dengan mudah dapat mencari dan memilih file/folder yang terhapus, lalu klik icon "save" untuk mengembalikan file. Tools ini dapat di-download di: http://www.pcinspector.de/Sites/file_re ... language=1
4. Recuva
Recuva sering disebut juga sebagai "Recover". User interface-nya sangat sederhana. Pada mode basic, tools ini akan menampilkan daftar file-file yang terhapus yang bisa dikembalikan. Jika Anda menggantinya ke mode advanced, maka proses scanning ulang akan dilakukan dan muncul pilihan untuk menampilkan informasi berisi daftar file-file yang terhapus. Tools ini dapat di-download di: http://www.recuva.com/
source : jasakom.com
Fleksibilitas file PDF (Portable Document Format) makin dikenal. Di sini, Anda bisa mempertukarkan dan membuka aneka jenis dokumen — mulai dari dokumen tulisan, spreadsheet, sampai halaman Web — tanpa harus meng-install banyak program yang terkait.
Jadi asalkan dokumen-dokumen tersebut sudah dibuat dalam format PDF, maka file-nya bisa dibaca memakai satu aplikasi saja, yakni Adobe Reader (bisa di-download secara gratis di www.adobe.com dengan versi terakhir 8.0). Tidak hanya itu, file jenis ini juga dapat diakses via browser.
Anda bisa membuat dokumen PDF dari mana saja. Tak perlu bantuan program pembuat khusus seperti Adobe Acrobat. Cukup install saja software PDF printer. Bagi yang belum tahu, perangkat lunak ini berfungsi sebagai printer virtual dengan output bukan dalam bentuk cetakan, melainkan dokumen PDF. Jika menggunakannya, Anda bisa membuat dokumen PDF dari aplikasi dan format file apa saja selama masih berada dalam sistem operasi Windows.
Tertarik membuat dokumen PDF sendiri? Pilihannya sangat banyak, termasuk yang gratisan. Salah satunya adalah PDF Printer buatan Bullzip.com berikut ini (bisa di-download secara cuma-cuma di www.bullzip.com). Tapi sebelum di-install, file berbentuk ZIP dengan ukuran 3,9MB tersebut harus Anda ekstraksi dulu. Lalu bagaimana menggunakannya?
1.Begini panduan pakainya. Klik-dobel file hasil ekstrak dari file yang telah Anda download tadi. Saat muncul boks wizard instalasi, klik tombol [Install] dan ikuti proses pengisntalan. Pada sesi terakhir instalasi, program akan meminta Anda untuk men-download GhostScript dari situs resminya. Klik [OK] dan pastikan koneksi Internet telah terpasang. Ikuti instalasi sampai selesai.
2.Setelah Anda mengklik [Finish], akan muncul jendela Printer and Faxes. Pastikan BullZip PDF Printer tertera di situ.
3.Buka program dari tombol [Start] > [Programs] > [BullZip] > [PDF Printer] > [Options].Setelah boksprogram muncul—dengan tab [General] terpilih—klik tombol di sebelah kanan kotak PDF File Name. Tentukan lokasi penyimpanan file PDF. Kemudian klik tab [Document], isikan nama pembuat dokumen, dan tentukan kualitas dokumen PDF di menu “PDF Quality”.
4.Beralih ke tab [Watermark], isikan teks yang akan Anda tampilkan di dokumen PDF di kotak Text. Atur posisi, ukuran, dan transparansi teks di kotak Rotation, Size, dan Transparancy.
5.Klik tab [Security], lalu isikan password di kotak “Owner password” dan di kotak “User password”. Anda juga bisa mengeset proteksi agar dokumen tidak bisa dicetak secara sembarangan dengan membubuhi tanda centang di kotak [Set Permissions]. Setelah beres, klik [OK].
6.Buka dokumen yang akan Anda jadikan file PDF. Di sini, kami mencoba dari halaman website. Klik menu [File] > [Print]. Setelah muncul boks dialog Print, pilih BullZip PDF Printer, lalu klik [Print]. Selanjutnya akan muncul boks dialog BullZip PDF Printer – Create PDF. Di sini, Anda bisa mengatur ulang folder simpan dokumen. Selanjutnya, klik [Save].
7.Jika PC telah terinstal Adobe Reader, program ini secara otomatis akan tampil di layar membuka hasil konversi. Sebuah boks dialog Password akan tampil karena sebelumnya Anda telah mengeset proteksi. Ketikkan password yang telah dibuat tadi, lalu klik [OK]. Dokumen HTML tersebut kini telah berubah menjadi file PDF. Dengan aplikasi ini, Anda bisa lebih mudah berkirim dokumen, karena hampir semua PC telah ter-install aplikasi pembaca PDF.
sumber: PCplus